Bismillahirrahmanirrahiim..
Saya adalah seorang ibu yang memiliki seorang putra. Anakku tidak imunisasi hanya setengah-setengah. yang belum adalah campak. jadi saat ia sakit campak benar-benar panasnya tidak turun-turun padahal sudah dua kali kunjungan ke dokter anak di dekat rumah. ini berdasarkan rekomendasi tetanggaku yang menawarkan asuransi. dia juga membantu meminjamkan uang untuk biaya ke dokter itu. kata beliau dokter itu baik dan bagus.
Setibanya periksa, gejala campak itu belum terlihat dan dokternya agak kesal karena langsung bilang ibu tidak imunisasi anaknya ya? saya jawab ia, dia tidak ikut imuniasasi campak. kemudian dokter meminta datang untuk hari ketiga jika panasnya belum turun. Saat periksa untuk kedua kalinya, dokter malah memberikan antibiotik yang bagus katanya. terus saya tanya lagi, dokter jika anak saya panasnya masih belum turun bagaimana? saya tidak ada biaya untuk membawa anak saya ke rumah sakit swasta dekat rumah. Dokter informasi yang saya dapat di Rumah Sakit Pemerintah Kota Tangerang Selatan gratis ya jika warga Tangsel? jawaban dokternya aneh, yaah katanya kalaupun gratis pasti pelayanan dan obatnya jelek dan ada korupsi di RS itu. (Dokter, kenapa menyulitkan dan menjelek-jelekan rumah sakit itu.. yah sudahlah). akhirnya saya membawa pulang anak saya kata dokter kalau panasnya ga turun maka di bawa ke Rumah Sakit.
Karena abi sedang ada urusan di luar kota di Jogja, saya minta adik saya dari serang datang bantuin saya. Dia datang sama sepupu dan membantu kerjaan rumah. Sampai malam jam 02.00 umar panasnya semakin menjadi-jadi. Akhirnya saya coba telpon TAXI dan berangkat ke Rumah sakit Kota Tangsel. Alhamdulillah TAXInya baik ga ngebohongin (pengalaman ditipu TAXI). Adik dan sepupu saya naik motor mengikuti dari belakang. Sampainya di Rumah Sakit Kota Tangsel, yang agak ngeselin adalah bagian dari pendaftarannya. Saya cuma bawa KTP dan tidak membawa kartu keluarga. Alhamdulillah adikku baik banget, akhirnya dia pulang dan balik lagi ke rumah malem-malem gadis-gadis dibantu sama pa satpam rumah sakit agar anak saya segera di proses dan diperiksa.
Dokter dan perawatnya baik-baik banget. Umar langsung diperiksa dan diinfus. Kemudian di masukan obat panas lewat dubur. Ga tega pertama kalinya ngelihat anakku diinfus dia gerak-gerak sampai-sampai uminya harus menahannya. Alhamdulillah anakku panasnya turun, bada azan subuh anakku langsung pulang. dokternya enak banget mengerti ga buru-buru dan dikasih tips untuk tenaga bisa dikasih sari kurma. Kata dokter rumah sakit, kalau campak itu virus. di kasih antivirus sama dokternya. hi hi.. ada yah antivirus. malah tidak dikasih antibiotik karena tidak nyambung.
Alhamdulillah.. anakku ceria lagi. Udah mau makan, minum susu, kasihan ya anakku baru lepas ASI sakit campak jadi bingung kasih makannya apa karena masih pengen ASI terus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar